banner 728x250

Hadapi Kekeringan, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Shalat Istisqa Bersama 150 Warga Binaan

banner 120x600
banner 468x60

 

Seputarkasus.id||Pamekasan, 18 September 2026 — Menghadapi dampak kekeringan yang melanda sejumlah daerah, Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan menggelar Shalat Istisqa dan doa bersama sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan.

banner 325x300

Kegiatan bertajuk “Gerakan Nasional Shalat Istisqa dan Doa Bersama untuk Memohon Hujan serta Mitigasi Dampak Kekeringan pada Satuan Kerja Pemasyarakatan Tahun 2026” tersebut berlangsung di Lapangan Olahraga Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Jumat (18/9), mulai pukul 07.00 WIB.

Sebanyak 20 petugas dan 150 warga binaan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, turut hadir bersama jajaran pejabat struktural dan pegawai. Sementara itu, Ustadz Suaidi dan Ustadz Yayak hadir sebagai imam sekaligus pengisi tausiah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan dzikir bersama, kemudian dilanjutkan dengan Shalat Istisqa, ceramah agama, dan doa bersama. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan khusyuk, tertib, dan penuh penghayatan.

Dalam tausiahnya, Ustadz Suaidi menyampaikan bahwa Shalat Istisqa bukan hanya menjadi ikhtiar untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak istighfar, serta meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.

“Melalui Shalat Istisqa ini, mari kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang membawa keberkahan. Namun, di sisi lain, kita juga harus melakukan introspeksi, memperbanyak istighfar, dan memperbaiki diri. Kepedulian terhadap air harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, dengan tidak melakukan pemborosan dan tetap menjaga lingkungan,” ujar Ustadz Suaidi.

Senada, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian jajaran Pemasyarakatan terhadap masyarakat dan lingkungan yang terdampak kekeringan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar dan kepedulian kami terhadap kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah daerah. Selain memanjatkan doa dan memohon hujan kepada Allah SWT, kami juga mengajak seluruh jajaran dan warga binaan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya melalui penghematan dan konservasi air,” jelas Kusnan.

Selain menjadi kegiatan keagamaan, pelaksanaan Shalat Istisqa juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan ketakwaan melalui taubat, istighfar, shalat, dan doa, sekaligus memperkuat kepedulian serta solidaritas antarsesama.

Pesan mengenai pelestarian lingkungan turut ditekankan dalam kegiatan tersebut. Petugas dan warga binaan diajak untuk menghemat penggunaan air, menghindari pemborosan, serta menjaga kelestarian lingkungan sebagai langkah nyata dalam menghadapi dampak kekeringan.

Gerakan Shalat Istisqa dan doa bersama tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai satuan kerja Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Gerakan ini menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas jajaran Pemasyarakatan terhadap masyarakat serta daerah yang tengah menghadapi persoalan kekeringan.

Seluruh rangkaian kegiatan di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

( Red / Ferry )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *