banner 728x250

Karnaval Budaya Dusun Genengan Meriah, Kades Ngasin Tampil Bak Raja Naik Kuda

banner 120x600
banner 468x60

Seputarkasus.id||Gresik – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu meriah di Dusun Genengan, Desa Ngasin, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Warga dari berbagai kalangan tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas dalam Karnaval Budaya, Minggu (30/8/2026) siang.

Rangkaian kegiatan diawali pada pagi hari dengan senam sehat bersama yang diikuti seluruh warga Dusun Genengan. Kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat dan menjadi momentum untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

banner 325x300

Usai senam sehat, kemeriahan dilanjutkan dengan Karnaval Budaya Dusun Genengan. Kegiatan tersebut diikuti seluruh perangkat Dusun Genengan, karang taruna, serta masyarakat yang tampil dengan beragam kostum dan kreasi budaya.

Karnaval semakin semarak dengan kehadiran dua sound system. Sound pertama diikuti oleh seluruh jajaran perangkat dan anggota karang taruna, sementara sound kedua diikuti oleh warga Dusun Genengan yang tampil mengenakan berbagai kostum unik dan kreatif.

Tak hanya melibatkan kalangan muda dan warga yang mampu berjalan mengikuti rombongan, pihak Dusun Genengan juga menyiapkan odong-odong khusus bagi warga lanjut usia (lansia) yang ingin turut memeriahkan karnaval. Fasilitas tersebut menjadi bentuk perhatian panitia agar seluruh warga, termasuk para lansia, tetap dapat menikmati dan berpartisipasi dalam kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kehadiran odong-odong tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Para lansia terlihat antusias mengikuti iring-iringan karnaval dari atas odong-odong sambil menikmati suasana kemeriahan. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan di Dusun Genengan dikemas secara inklusif dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia.

Salah satu yang menjadi perhatian masyarakat adalah penampilan Kepala Desa Ngasin, Syamsul Anwar, S.H., M.H., yang tampil mengenakan kostum layaknya seorang raja dari kerajaan. Dengan penuh percaya diri, Kades Syamsul Anwar bahkan turut menunggangi seekor kuda dalam rombongan karnaval.

Penampilan tersebut sontak mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Kehadiran kepala desa bersama jajaran perangkat desa dalam balutan kostum budaya menjadi simbol bahwa pemerintah desa turut menyatu dan berbaur dengan masyarakat dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Ngasin beserta ibu, yang ikut memberikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat Dusun Genengan.

Sementara itu, pembukaan karnaval diawali dengan aksi atraktif pengibaran bendera Merah Putih oleh anggota Karang Taruna. Dengan kreativitas dan semangat nasionalisme, para pemuda menampilkan atraksi pengibaran bendera yang menjadi tanda dimulainya rangkaian Karnaval Budaya.

Aksi tersebut mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari warga yang menyaksikan. Pengibaran Sang Merah Putih tidak hanya menjadi pembuka acara, tetapi juga menjadi simbol semangat perjuangan, persatuan, dan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kemeriahan semakin terasa ketika rombongan peserta mulai bergerak menyusuri jalur karnaval. Berbagai kostum unik, busana tradisional, serta kreasi warga menjadi pemandangan menarik sepanjang perjalanan. Kehadiran odong-odong yang membawa warga lansia juga menambah warna tersendiri dalam iring-iringan karnaval.

Polo Genengan (Tarip) mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kebersamaan dan kekompakan warga Dusun Genengan dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Kegiatan ini bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi dan kekompakan seluruh warga Genengan. Kami ingin semangat kemerdekaan ini bisa dirasakan bersama, mulai dari anak-anak, pemuda, perangkat dusun hingga para orang tua,” ujar Polo Genengan (Tarip).

Menurutnya, antusiasme warga dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan patut diapresiasi. Mulai dari senam sehat pada pagi hari hingga karnaval budaya, masyarakat menunjukkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang tinggi.

“Kami sangat bersyukur seluruh warga antusias dan ikut berpartisipasi. Termasuk para lansia, kami siapkan odong-odong agar mereka juga bisa ikut merasakan kemeriahan karnaval bersama warga lainnya. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun dengan kreativitas yang semakin baik dan tetap mengedepankan kerukunan warga,” tambahnya.

Khusus peserta yang menggunakan kostum, penampilan mereka kemudian dinilai oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Gresik. Penilaian dilakukan berdasarkan kreativitas, keunikan kostum, kekompakan, serta penampilan peserta selama mengikuti karnaval.

Keterlibatan mahasiswa KKN sebagai juri menjadi bentuk kolaborasi positif antara masyarakat dengan kalangan akademisi. Selain memeriahkan kegiatan, mahasiswa juga turut mengambil bagian dalam memberikan apresiasi terhadap kreativitas warga.

Karnaval Budaya Dusun Genengan menjadi salah satu bentuk nyata semangat masyarakat dalam mengisi kemerdekaan. Tidak hanya menghadirkan hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara warga, perangkat dusun, pemerintah desa, karang taruna, dan generasi muda.

Dengan semangat kebersamaan, kreativitas, serta gotong royong, warga Dusun Genengan menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan menjaga kekompakan masyarakat.

Kemeriahan Karnaval Budaya Dusun Genengan pun menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan terus hidup dan tumbuh di tengah masyarakat melalui kegiatan budaya, olahraga, kreativitas, dan kebersamaan. Bahkan, dengan disiapkannya odong-odong bagi warga lansia, semangat kemerdekaan benar-benar dapat dirasakan dan dirayakan bersama seluruh generasi.

( Red / Ferry )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *