banner 728x250

Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan di Sampang

banner 120x600
banner 468x60

 

Seputarkasus.id||Sampang – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan air bersih dan paket sembako kepada warga terdampak bencana kekeringan di Kabupaten Sampang, Madura.

banner 325x300

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Bupati Sampang Slamet Junaidi untuk diteruskan kepada perwakilan penerima manfaat. Penyerahan berlangsung di lapangan terbuka Desa Kedungdung, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Kamis (17/9/2026).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kehadiran Pemprov Jatim di Sampang merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah kabupaten dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

Menurut Khofifah, bantuan dari Pemprov Jatim berfungsi untuk memperkuat dan melengkapi penanganan yang sebelumnya telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang.

> “Kehadiran Pemprov ini sifatnya mensubstitusi komplementaritas, menguatkan, melapisi dari yang sudah dilakukan oleh kabupaten dan kota. Setiap titik yang saya datangi biasanya selain ada dukungan air bersih juga ada sembako,” kata Khofifah.

Selain menyalurkan bantuan, Pemprov Jatim juga menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan di wilayah Madura. Salah satunya melalui pemetaan lokasi potensial untuk pembangunan sumur bor.

Pemetaan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan program berskala besar TNI yang mencakup wilayah Pulau Madura. Langkah ini diharapkan dapat membantu menemukan titik-titik sumber air yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

> “Saat ini sedang dilakukan pemetaan skala besar oleh TNI di seluruh Pulau Madura. Titik-titik yang memungkinkan untuk dibor dengan kedalaman tertentu harus dimaksimalkan,” ungkapnya.

Khofifah juga menyebutkan opsi lain berupa penyaluran air dari sumber terdekat yang memiliki debit cukup. Menurutnya, sistem perpipaan dengan jarak belasan kilometer telah berhasil diterapkan di sejumlah daerah yang mengalami krisis air.

> “Sumber air yang debitnya cukup bisa ditarik hingga 17 kilometer. Kami sudah pernah melakukan hal tersebut di banyak tempat yang terdeteksi memiliki sumber air,” tegasnya.

Penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan jajaran pejabat daerah dan relawan kebencanaan. Kegiatan itu ditutup dengan komitmen Pemprov Jatim dan Pemkab Sampang untuk terus melakukan asesmen teknis terhadap potensi pembangunan embung atau waduk.

Pembangunan infrastruktur penampungan air tersebut diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dan permanen dalam mengatasi krisis air di Kabupaten Sampang.

( Red / Ferry )

 

 

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *