Denpasar, Seputarkasus id -Kabar duka menyelimuti keluarga besar mantan Bupati Jembrana di rumahnya pada hari Kamis 8 Agustus 2024 sekitar pukul 22.16 Wita di Jalan Gurita IV Nomor. 6 Sesetan Densel.
Ratu Aji Drs. Ida Bagus Ardana 84 tahun yang pernah menjabat sebagai Bupati Jembrana periode 1980-1985 dan 1985-1990 meninggal dunia beserta istrinya A.A.A Sri Wulandari Trisna S.H. dirumahnya tanpa diketahui atau disadari oleh keluarga dan warga setempat.
Kabar duka tersebut diketahui saat anak dan menantu mengunjungi almarhum namun rumah terkunci dari dalam dan berusaha membuka namun tidak bisa, akhirnya mereka menghubungi kepala lingkungan setempat untuk membantu membuka pintu.
Anak menantu dan Kaling masuk hingga teras rumah namun tercium bau menyengat, karena curiga akhirnya Kaling menghubungi Pihak Polisi dan Babinkamtibmas, Babinsa, Pecalang dan Petugas Medis untuk bersama-sama mengecek masuk kedalam rumah dengan mendobrak pintu.
Setelah masuk benar saja keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam rumah dengan posisi terpisah.
Almarhum Ida Bagus Ardana. ditemukan tergeletak deket pintu dapur sedangkan Korban A.A. Sri (istrinya), ditemukan meninggal terlentang diatas tempat tidur dan kedua jenasah sudah mengeluarkan bau tak sedap.
Polisi langsung menghubungi ambulan BPBD untuk mengevakuasi almarhum kerumah sakit.
Menurut keterangan saksi dari kepala lingkungan dan tetangga, biasanya almarhum Ida Bagus Ardana. setiap pagi melakukan aktifitas olahraga keliling komplek perumahan bersamanya, namun sebulan terakhir tidak pernah kelihatan lagi berolahraga.
Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda Bali membenarkan adanya kejadian tersebut pada hari kamis (8/Agustus/2024). sekitar pukul 22.16 Wita di Jalan. Gurita IV Nomor. 6 Sesetan Densel.
“Untuk penyebab pasti kematian kedua almarhum, masih dalam proses penyelidikan Polresta Denpasar dan jika di ijinkan oleh keluarga untuk otopsi, ya kita tunggu hasil otopsi almarhum dan Polisi juga sudah melakukan olah TKP dan memberikan Police Line di rumah almarhum (TKP),” Terang Kabid Humas Polda Bali.
“Kita semua sangat prihatin atas kejadian ini dan turut berdukacita semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi tuhan,” Tutup KBP Jansen Avitus Panjaitan.
Daeng


















