banner 728x250

Sempat Viral Perjudian Sabung Ayam Tegalsari Ambulu Jember Kini Bergolak Lagi, Kapolsek Bungkam dan Blokir Nomor Wartawan

banner 120x600
banner 468x60

Jember, Seputarkasus.id – Aktivitas perjudian sabung ayam di Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, Jember kembali beraktivitas dak merajalela . Arena yang sebelumnya sempat tutup setelah viral di berbagai media, kini diduga beroperasi kembali secara terang-terangan, seolah hukum tidak digubris dan penindakan hanya sebatas formalitas.

Menurut informasi lapangan dari seorang narasumber terpercaya, hari ini arena tersebut menggelar hingga 6 pertarungan, lengkap dengan kerumunan dan lalu lintas kendaraan yang keluar masuk area.

banner 325x300

“Buka lagi dan tambah ramai. Hari ini saja 6 laga pertarungan” ungkap narasumber tersebut, Minggu (17/11/25).

Lebih mengkhawatirkan lagi, upaya konfirmasi wartawan terhadap Kapolsek Ambulu justru berakhir buntu. Pesan WhatsApp yang tidak direspons berujung nomor wartawan diblokir, sehingga komunikasi tidak dapat dilakukan sama sekali.

Tindakan tersebut dinilai tidak hanya menghambat kerja jurnalistik, tetapi juga menabrak prinsip keterbukaan informasi publik yang seharusnya dijaga oleh institusi penegak hukum.

Ketua Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) Umar Hayat S.Pd mengecam keras dugaan pemblokiran nomor wartawan oleh Kapolsek Ambulu.

“Ini bentuk arogansi dan tidak pantas dilakukan aparat. Polsek adalah corong informasi publik. Ketika wartawan diblokir, itu sama saja mematikan akses informasi dan menghalangi tugas jurnalistik,” tegasnya.

Umar menambahkan bahwa tindakan seperti ini dapat menimbulkan kecurigaan publik dan memperlebar jurang antara media dan aparat.

Kembalinya aktivitas sabung ayam yang diduga bernilai taruhan besar ini memicu kekecewaan publik yang semakin meluas. Banyak warga merasa heran bagaimana kegiatan yang berulang kali disorot media bisa kembali beroperasi tanpa hambatan, bahkan semakin ramai.

Kondisi tersebut memunculkan asumsi publik bahwa adanya operasi yang terus berulang tanpa penindakan nyata mungkin tidak lepas dari lemahnya pengawasan atau bahkan dugaan adanya peran aparat tertentu. Meski masih sebatas asumsi masyarakat, narasi itu kini berkembang luas di lapangan.

“Kalau sudah beberapa kali diberitakan tapi tetap jalan, publik wajar bertanya-tanya. Jangan-jangan ada yang membiarkan,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Masyarakat menegaskan bahwa mereka tidak menuduh, namun ketidakjelasan penindakan justru memperbesar kecurigaan itu tumbuh.

Situasi ini membuat banyak pihak mempertanyakan komitmen dan keseriusan penegakan hukum di wilayah Ambulu, karena fenomena yang sama terus berulang tanpa solusi tegas.

Hingga berita ini diterbitkan, Pihak Redaksi secara resmi akan berkoordinasi dengan Polres Jember dan Polda Jatim demi mengembalikan kepercayaan publik serta memastikan adanya transparansi dalam penanganan aktivitas perjudian tersebut.

 

Tim

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *