banner 728x250

HPN 2026 di Surabaya Jadi Momen Solidaritas, Sembilan Media Online dan KWI Antar Doa untuk Bayu Pangarso Disertai Bagi Sembako

Oplus_131072
banner 120x600
banner 468x60

Surabaya, Seputarkasus.id – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kota Pahlawan terasa berbeda. Di tengah semangat peringatan insan pers, suasana duka menyelimuti rekan-rekan jurnalis atas wafatnya pimpinan Berita Cakrawala, Bayu Pangarso.

Sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas, sembilan media online yang berada di bawah naungan Umar Hayat bersama Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) mendatangi rumah duka di Jalan Hayam Wuruk Dodik I No. 57, Surabaya, Minggu (15/2/2026), untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum.

banner 325x300

Kegiatan takziah tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda tahunan HPN yang selama ini identik dengan aksi sosial, seperti pembagian sembako kepada masyarakat. Kehadiran para jurnalis di rumah duka menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian tetap menjadi nilai utama dalam perjalanan dunia pers.

Dalam sambutannya, perwakilan rombongan menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Almarhum dikenal sebagai figur yang santun, bersahaja, dan teguh dalam memperjuangkan jurnalisme yang berintegritas serta berpihak pada kepentingan publik.

“Kami kehilangan sahabat sekaligus pejuang pers. Semoga segala amal baik beliau diterima Allah SWT. Apa yang telah beliau perjuangkan akan kami teruskan,” ujar salah satu perwakilan media.

Doa bersama dipanjatkan agar almarhum diampuni segala khilafnya dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Dukungan moril juga diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini.

Dhea, istri almarhum Bayu Pangarso, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan rekan-rekan media.

“Saya sangat terharu atas kehadiran teman-teman media semua. Terima kasih atas doa dan kepeduliannya kepada suami saya. Semoga ke depan rekan-rekan jurnalis terus berkarya dan menjaga semangat perjuangan seperti yang selama ini dilakukan suami saya,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Kunjungan sembilan media online bersama Umar Hayat dan Komunitas Wartawan Indonesia ini menjadi simbol kuatnya persaudaraan antarinsan pers di Surabaya. Semangat dan dedikasi almarhum di dunia jurnalistik diharapkan terus menginspirasi dan dilanjutkan oleh generasi berikutnya.

 

Red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *