banner 728x250

Warga Camplong Jadi Korban Penganiayaan, Polisi : Kasus Dalam Penyidikan Serius

banner 120x600
banner 468x60

Sampang , Seputarkasus.id – Seorang pria asal Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, menjadi korban dugaan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam pada Senin dini hari (20/10/2025). Korban diketahui bernama Hairuddin (29), warga Dusun Gung Dalem, Desa Banjar Talelah, Kecamatan Camplong.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di area SPBU 5469206 Camplong, Jalan Raya Camplong, Desa Tambaan. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban diduga diserang oleh MD dan kawan-kawan menggunakan senjata tajam jenis clurit.

banner 325x300

Akibat sabetan senjata tersebut, korban mengalami luka robek cukup serius di bagian kepala belakang, kedua lengan, serta punggung tangan kanan. Pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian dan celana korban yang berlumuran darah.

Plt Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mewakili Kapolres Sampang AKBP Hartono, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan berat itu.

“Benar, saat ini Satreskrim Polres Sampang sedang melakukan penyelidikan atas kasus dugaan penganiayaan berat di wilayah Camplong. Korban sudah mendapatkan perawatan medis dan kami masih mengumpulkan keterangan serta alat bukti di lapangan,” ujarnya, Senin (20/10/2025).

Kasus ini kini telah ditangani Unit Reskrim Polres Sampang dan masih dalam tahap penyidikan. Para pelaku terancam dijerat Pasal 353 ayat (1) dan (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, atau Sub Pasal 351 ayat (1) dan (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, tentang penganiayaan berat yang dilakukan secara bersama-sama dan direncanakan.

AKP Eko menegaskan, kepolisian akan menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku.

“Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian,” tambahnya.

Sementara itu, Humas RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar Sadik, membenarkan pihaknya menerima pasien korban dugaan pembacokan tersebut.

“Pasien mengalami luka-luka di bahu kiri, kepala kiri, tangan kiri, dan leher bagian belakang. Pagi ini sekitar pukul 07.00 WIB pasien sudah menjalani operasi,” ujarnya.

Korban saat ini masih dirawat intensif di RSUD Sampang. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan menangkap para pelaku penganiayaan.

 

Red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *