Wajo, Sulsel, Seputarkasus.id – Setelah tiga hari berlangsung, Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist di Kabupaten Wajo resmi ditutup pada Jumat, 18 Oktober 2024. Acara penutupan ini dilaksanakan di Sallo Hotel Sengkang dan dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Wajo, Ir. Andi Musdalifah, Z, M.Si, yang mewakili Pj. Bupati Wajo, Drs. Andi Batara Lipu, M.Si.
Acara penutupan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kabag Kesra dan Pelayanan Dasar Setda Wajo, Farid Wajedi, S.IP, serta Muhammad Adam, S.Ag, perwakilan dari Kemenag Wajo. Juga turut hadir DR. K.H. Muhammad Yunus Pasanreng, M.Ag, Ketua Majelis Ulama Indonesia Wajo, bersama para camat dan Kepala Urusan Kemenag se-Kabupaten Wajo, yang memberikan nuansa kebersamaan dalam acara tersebut.
Ketua Panitia, Farid Wajedi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan dari tanggal 16 hingga 18 Oktober 2024 dan melibatkan sepuluh kategori perlombaan.dan masing masing -masing juara mendapatkan penghargaan dan uang pembinaan, Kecamatan Tanasitolo berhasil meraih juara umum, sebuah pencapaian yang membanggakan dan menjadi motivasi bagi peserta lainnya.
Dalam sambutannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra mengucapkan selamat kepada semua pemenang dan berharap mereka terus mengembangkan prestasi untuk mewakili Kabupaten Wajo di tingkat provinsi. Ia menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan seleksi, di mana seluruh panitia dan dewan hakim telah bekerja keras untuk memastikan penilaian yang adil dan objektif.
Lebih jauh, Asisten pemerintahan dan kesra berharap kegiatan STQH ini menjadi langkah awal menuju keberhasilan di tingkat provinsi. Ia menyerukan perlunya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam membina generasi muda untuk mencintai dan memahami Al-Qur’an dan Hadist.
Selain itu, ia mengingatkan kepada peserta yang berhasil untuk terus berlatih dan tidak cepat puas. Sementara itu, bagi yang belum meraih juara, diharapkan tetap bersemangat dan tidak berkecil hati, melainkan terus berusaha untuk mencapai keberhasilan di masa depan.
Di akhir acara, Asisten Pemerintahan dan Kesra mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk panitia, Kepala Kantor Kemenag Wajo, para camat, dan dewan hakim, serta dukungan dari berbagai lembaga yang telah berkontribusi dalam kelancaran pelaksanaan STQH.
Dengan harapan, kegiatan ini tidak hanya mencetak prestasi, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiah dan semangat masyarakat untuk terus belajar dan berkembang dalam bidang keagamaan.
Herman


















