Seputarkasus.id||Surabaya – Pengajian rutin Majelis Ta’lim Al Mubarok yang digelar di Musholla Al Mubarok, Jalan Tambak Pring Utama Gang II-A, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Jumat (3/7/2026). Ratusan jamaah memadati lokasi sejak awal acara sebagai wujud antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin Ustadz Munip, dilanjutkan pembacaan tahlil oleh anggota Pondok Pesantren Al Amin, serta dzikir dan doa bersama yang diikuti seluruh jamaah. Suasana semakin syahdu dengan pembacaan Wujud Kidambakho oleh Ustadz Abdul Hadi, kemudian dilanjutkan lantunan shalawat Nabi yang diiringi grup hadrah Pondok Pesantren Al Amin.
Memasuki acara inti, KH Ahmad Malik Tarsawi membuka tausiyah dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau juga menyampaikan penghormatan kepada para habaib, masyayikh, kiai, ustaz, tokoh agama, serta seluruh jamaah yang hadir.
Dalam tausiyahnya, KH Ahmad Malik Tarsawi mengangkat tema tentang pentingnya memuliakan dan memperhatikan kehidupan para janda serta anak yatim. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan kepedulian sosial dengan memberikan kasih sayang, perhatian, dan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Menurutnya, Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa menyantuni anak yatim dan membantu para janda sebagai bentuk ibadah yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT. Kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang sedang menghadapi kesulitan hidup, merupakan wujud nyata dari keimanan dan akhlak mulia seorang muslim.
Pengajian tersebut juga dihadiri KH Nurkholis, Alhabib Umar Al Hadad, serta sejumlah tokoh agama lainnya yang turut menambah kekhidmatan suasana. Menjelang berakhirnya acara, doa penutup dipimpin oleh KH Ahmad Malik Tarsawi. Seluruh jamaah tampak khusyuk memanjatkan doa, memohon keberkahan, kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan.
Melalui kegiatan rutin ini, Majelis Ta’lim Al Mubarok tidak hanya menjadi wadah memperdalam ilmu agama, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Pesan yang disampaikan diharapkan mampu mendorong umat untuk semakin peduli terhadap janda, anak yatim, dan kaum dhuafa sebagai bagian dari pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
( Red / Ferry )


















