Seputarkasus.id||Sampang – Puluhan alumni Angkatan 1993 SMPN 2 Sampang menggelar reuni ke-4 bertajuk “Ngopi Bareng dan Santunan Anak Yatim” di Cafe Febria, Jalan Makboel (Embong Anyar), Kabupaten Sampang, Sabtu (27/6/2026).
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri para alumni dari berbagai daerah dengan latar belakang profesi yang beragam, mulai dari ASN, TNI, Polri, hingga wiraswasta. Selain menjadi ajang melepas rindu setelah lebih dari tiga dekade berpisah, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada anak-anak yatim.
Suasana penuh kehangatan dan haru mewarnai pertemuan tersebut. Para alumni saling berpelukan, berbincang, dan mengenang masa-masa sekolah yang telah berlalu puluhan tahun.
Salah satu alumni yang kini bertugas di TNI Angkatan Laut, Surya’i, mengaku bersyukur dapat kembali berkumpul bersama teman-teman seangkatan dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah, sejak lulus tahun 1993 hingga hari ini Allah SWT masih memberikan kesempatan kepada kita untuk kembali berkumpul dalam keadaan sehat. Semoga silaturahmi seperti ini terus terjaga dan semakin mempererat persaudaraan di antara kita,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Eko Junaidi, pegawai Kantor Regional II Surabaya Badan Kepegawaian Negara (BKN), kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan reuni tersebut.
Menurutnya, dedikasi para panitia tidak hanya menyatukan kembali keluarga besar Alumni 1993 SMPN 2 Sampang, tetapi juga menjadi amal kebaikan yang membawa keberkahan.
“Semoga segala usaha yang dilakukan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi kita semua. Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyatukan kembali keluarga besar Alumni ’93 SMPN 2 Sampang,” katanya.
Di tengah suasana penuh kebersamaan, seluruh peserta kemudian menggelar doa bersama. Perwakilan panitia, Aang Djunaidi, mengatakan pembacaan Surah Al-Fatihah dipersembahkan untuk mengenang jasa para guru serta mendoakan rekan-rekan alumni yang telah wafat.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah guru-guru dan sahabat kami, mengampuni segala dosanya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya hingga Yaumul Qiyamah,” tuturnya.
Sebagai puncak acara, Ketua Panitia Saladin menyerahkan santunan secara simbolis kepada sejumlah anak yatim. Ia berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus dilaksanakan dan menjadi tradisi tahunan bagi Alumni SMPN 2 Sampang Angkatan 1993.
Reuni kemudian ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Kebersamaan yang terjalin menjadi bukti bahwa persahabatan sejati tidak diukur dari seberapa sering bertemu, melainkan dari komitmen untuk terus menjaga silaturahmi serta berbagi kepedulian kepada sesama.
( Red / Ferry )


















