Surabaya, Seputarkasus.id – Gresik Petrokimia harus menelan kekalahan pahit setelah sempat unggul 2-0 atas Jakarta Popsivo Polwan dalam laga lanjutan PLN Mobile Proliga 2025 putaran kedua minggu keempat. Pertandingan yang digelar di Jawa Pos Arena, Surabaya, pada Minggu (26/1) berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Jakarta Popsivo Polwan, meskipun Gresik sempat mendominasi pada dua set awal.
Gresik Petrokimia berhasil merebut dua set pertama dengan skor 25-21 dan 32-30, menunjukkan permainan yang solid dan menunjukkan kualitas serangan serta pertahanan yang cukup rapat. Namun, setelah itu permainan mereka mulai menurun. Jakarta Popsivo Polwan yang berada di bawah tekanan, mulai bangkit dengan memenangkan set ketiga 24-26, diikuti kemenangan di set keempat 19-25, dan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 12-15 di set penentuan.
Pelatih Gresik Petrokimia, Ayub Hidayat, menyatakan timnya sebenarnya memiliki peluang untuk meraih kemenangan, tetapi beberapa kesalahan mendasar, seperti penerimaan bola pertama yang kurang maksimal, menjadi faktor utama kekalahan tersebut.
“Setelah unggul dua set, permainan anak-anak sedikit menurun. Penerimaan bola pertama kami kurang baik, dan ketika menyerang kami terlalu terburu-buru,” ujar Ayub usai pertandingan.
Meskipun hasil ini mengecewakan, Ayub memberikan apresiasi terhadap usaha maksimal yang sudah dilakukan oleh timnya. Kapten Gresik Petrokimia, Mediol Stiovanny Yoku, menambahkan bahwa timnya bermain lebih baik dibandingkan pertandingan sebelumnya, meski masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki.
“Kami lebih baik dari sebelumnya, tetapi fokus kami terkadang hilang, terutama saat menerima servis lawan,” katanya.
Di sisi lain, kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Jakarta Popsivo Polwan menjadi tujuh pertandingan berturut-turut. Tim asuhan Gerardo Daglio ini menunjukkan ketahanan mental yang luar biasa dengan bangkit setelah tertinggal dua set. Gerardo mengungkapkan bahwa dirinya selalu memberi semangat kepada anak-anak asuhnya untuk tidak menyerah meski tertinggal jauh. “Saya bilang kepada pemain kami, kalian masih bisa mengejar. Kita masih punya peluang untuk menyerang dan menang,” kata Gerardo.
Dengan hasil ini, Jakarta Popsivo Polwan semakin kukuh di puncak klasemen dengan 19 poin dari tujuh pertandingan, sementara Gresik Petrokimia berada di posisi kelima dengan 8 poin, yang membuat langkah mereka menuju final four semakin sulit. Kekalahan ini menjadi kekalahan kelima Gresik dari tujuh pertandingan yang telah mereka jalani di Proliga 2025.
Herman


















