Surabaya, Seputarkasus.id – Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi warganya melalui peluncuran Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), yang dijadwalkan mulai Februari 2025. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Pemerintah untuk mendukung kesehatan masyarakat dengan fokus pada deteksi dini berbagai penyakit, terutama yang berkaitan dengan usia dan kondisi kesehatan tertentu.
Nanik Sukristina, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya sangat serius dalam memastikan program ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal.
“Kami ingin memastikan bahwa Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) ini dapat diakses oleh masyarakat dengan baik, sehingga mereka dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini dan mencegah penyakit lebih lanjut,” ujarnya pada Kamis (23/1/2025).
Sebagai langkah persiapan, Dinas Kesehatan Kota Surabaya telah melakukan berbagai upaya, termasuk pengaturan jaringan koordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memanfaatkan layanan ini.
“Kami ingin masyarakat Surabaya dapat menggunakan layanan PKG ini dengan sebaik-baiknya, karena ini adalah kesempatan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini,” tambah Nanik.
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini akan menyasar berbagai kelompok usia, dengan pemeriksaan yang disesuaikan dengan jenis penyakit yang rentan pada tiap usia. Pada balita, misalnya, pemeriksaan akan fokus pada deteksi penyakit bawaan lahir seperti hipotiroid kongenital. Untuk remaja, program ini akan mencakup pemeriksaan obesitas, diabetes, dan masalah gigi, yang sering kali mulai muncul pada masa kanak-kanak atau remaja.
Sementara itu, bagi kelompok usia dewasa, program ini akan lebih menitikberatkan pada deteksi kanker, seperti kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, dan kanker usus besar. Sedangkan untuk lansia, selain fokus pada penyakit kardiovaskuler, program ini juga akan meliputi pemeriksaan untuk penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia, seperti masalah tulang dan fungsi organ.
Dedek Prayudi, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan akses lebih luas terhadap layanan kesehatan, serta mempercepat upaya deteksi dini yang akan membantu penanganan penyakit secara lebih efektif. “Dengan program ini, masyarakat akan memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan terjangkau,” katanya.
Program PKG ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat Surabaya, serta memperkuat upaya pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya perawatan kesehatan preventif. Pemkot Surabaya pun berharap bahwa ke depan, layanan serupa dapat diterapkan lebih luas, sehingga semakin banyak warga yang mendapatkan manfaat dari pemeriksaan kesehatan gratis ini.
Herman


















