banner 728x250

Peningkatan Layanan Bus Trans Jatim Koridor V: Optimalisasi Shelter dan Koordinasi Lintas Lembaga

banner 120x600
banner 468x60

Surabaya, Seputarkasus.id – Antusiasme masyarakat terhadap layanan Bus Trans Jatim Koridor V rute Surabaya-Bangkalan tidak hanya menunjukkan keberhasilan dalam menyediakan transportasi massal yang nyaman dan terjangkau, tetapi juga tantangan dalam memastikan infrastruktur pendukung yang memadai. Salah satu langkah strategis yang diambil Dinas Perhubungan Jawa Timur adalah memperbaiki dan menambah jumlah shelter di sepanjang rute tersebut, khususnya di wilayah Bangkalan.

Ainur Rofiq, Kabid Angkutan Jalan Dishub Jatim, menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga, seperti dengan Pemkab Bangkalan dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur Bali, karena sebagian titik shelter berada di jalan nasional.

banner 325x300

Tantangan utama saat ini adalah memastikan lokasi shelter yang akan dibangun tidak terganggu oleh proyek peningkatan jalan di masa depan.

Dishub Jatim juga melakukan optimalisasi terhadap infrastruktur yang sudah ada. Di Bangkalan, empat shelter lama yang sempat terbengkalai dan bahkan dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima dan angkutan umum kini kembali difungsikan untuk mendukung operasional Bus Trans Jatim.

Setelah sosialisasi yang intensif, shelter tersebut kini ditertibkan dan digunakan sebagai titik penting bagi penumpang untuk naik dan turun, serta membantu kelancaran manuver bus.

Saat ini, Dishub Jatim merencanakan pembangunan 24 shelter tambahan di sepanjang rute ini, dengan fokus utama pada wilayah Suramadu hingga Bangkalan.

Namun, pembangunan ini masih menunggu keluarnya rekomendasi teknis dari BBPJN Jawa Timur Bali. Kepala Bidang Preservasi BBPJN Jawa Timur Bali, Adi Rosadi, menyebutkan bahwa dari hasil koordinasi, terdapat 13 titik shelter yang akan dibangun di wilayah jalan nasional, namun survei lokasi masih harus dilakukan guna memastikan kelayakan dan kesesuaian lokasi dengan rencana pembangunan jalan ke depan.

Langkah ini diharapkan tidak hanya akan meningkatkan kenyamanan penumpang, tetapi juga memperkuat aksesibilitas transportasi publik di kawasan Surabaya-Bangkalan, menjadikannya salah satu rute strategis dalam mendorong mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Timur.

Dishub Jatim berkomitmen untuk terus memperbaiki layanan dengan mendengarkan masukan dari masyarakat dan memastikan fasilitas yang tersedia memenuhi kebutuhan penumpang dan operasional bus.

 

Herman

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *