Batakan, Kalimantan, Seputarkasus.id – PSM Makassar tampil dominan sejak awal pertandingan, terutama dalam 10 men it pertama, meski baru mendapat peluang signifikan pada menit ke-10 melalui Adilson Silva dan Ananda Raehan.
Serangan demi serangan dilancarkan, tetapi lini pertahanan Madura United masih mampu menghalau berbagai upaya dari tuan rumah. Di sisi lain, Madura United juga sempat memberikan ancaman serius pada menit ke-22 lewat peluang emas Maxuel da Silva, namun tembakannya masih bisa digagalkan barisan pertahanan PSM.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-40 dari sundulan Yuran Fernandes yang memanfaatkan sepak pojok Victor Luiz. Gol ini menjadi penentu keunggulan PSM di babak pertama. Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat.
Madura United sempat mendapatkan peluang lewat Ilham Syah, namun tembakannya berhasil ditepis oleh kiper PSM, Hilman Syah. Lulinha juga memiliki peluang, namun tendangannya melambung di atas mistar gawang.
Madura United terus berupaya menyamakan kedudukan, tetapi kokohnya lini pertahanan PSM mematahkan setiap usaha mereka. Di akhir laga, PSM semakin memperlihatkan keunggulan mereka.
Tito Okello hampir mencetak gol pada menit-menit terakhir, namun tembakannya melambung. Akhirnya, pada menit ke-90+6, Okello sukses menambah gol setelah menyambar umpan silang Ricky Pratama, memastikan kemenangan 2-0 bagi PSM.
Dengan kemenangan ini, PSM tidak hanya mengakhiri tren negatif mereka, tetapi juga memberikan dorongan kepercayaan diri untuk bersaing di papan atas. Sementara itu, bagi Madura United, kekalahan ini memperpanjang periode sulit mereka musim ini.
Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab masih harus berjuang keluar dari zona degradasi, menjadi satu-satunya tim yang belum mencatatkan kemenangan di Liga 1 2024-2025.
Herman


















