Kediri, Seputarkasus.id – Persik Kediri harus puas berbagi angka dengan PSS Sleman setelah laga pekan ke-19 Liga 1 2024/2025 yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, berakhir tanpa gol, Minggu (19/1/2025). Meski tampil dominan, anak asuh Marcelo Rospide gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang mereka miliki.
Babak Pertama: Dominasi Tanpa Gol
Persik Kediri langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit pertama. Kesempatan pertama datang pada menit ke-9 melalui Ezra Walian, namun sayang tendangannya masih jauh dari sasaran. Peluang berikutnya diciptakan oleh Riyatno Abiyoso di menit ke-14, tetapi bola sepakan pemain sayap itu melebar tipis di atas gawang PSS Sleman.
Kiper Persik, Husna Al Malik, menunjukkan aksi gemilang pada menit ke-21 dengan menepis sepakan bebas Vico, yang nyaris saja membawa PSS unggul lebih dulu. Namun, Persik mendapat pukulan telak pada menit ke-29 ketika Ezra Walian harus ditarik keluar karena cedera. Ia digantikan oleh Rifqi Ray. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-0.
Babak Kedua: Kondisi Lapangan dan VAR Mewarnai Pertandingan
Memasuki babak kedua, kondisi lapangan yang mulai tergenang akibat hujan deras membuat permainan kedua tim semakin sulit. Laju bola sering kali terhambat, sehingga serangan yang dibangun tidak efektif.
Persik kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-51 melalui Majed Osman, tetapi tembakannya dari jarak dekat melenceng. Di sisi lain, PSS Sleman juga menciptakan peluang melalui Gustavo Tocantins pada menit ke-59, namun sepakan mendatarnya melebar tipis di sisi kanan gawang Persik.
Drama terjadi pada menit ke-86 ketika wasit menghentikan pertandingan untuk meninjau insiden melalui VAR. Yusuf Meilana, bek Persik, terlihat menyikut Hokky Caraka dalam duel udara. Setelah meninjau tayangan ulang, wasit mencabut kartu kuning dan menggantinya dengan kartu merah untuk Yusuf Meilana. Persik terpaksa bermain dengan 10 pemain hingga laga usai.
Hasil Akhir dan Evaluasi
Meski unggul jumlah pemain di menit-menit akhir, PSS Sleman tidak mampu memanfaatkan situasi tersebut. Kedua tim harus puas berbagi poin setelah pertandingan berakhir dengan skor kacamata.
Bagi Persik Kediri, hasil ini merupakan kekecewaan mengingat mereka bermain di hadapan pendukung sendiri dan mendominasi jalannya pertandingan. Di sisi lain, PSS Sleman patut bersyukur karena berhasil mencuri satu poin dalam laga tandang yang sulit.
Kedua tim kini harus bersiap menghadapi laga selanjutnya di Liga 1 2024/2025. Persik perlu memperbaiki efektivitas serangan mereka, sementara PSS Sleman harus meningkatkan kreativitas di lini depan.
Herman


















