banner 728x250

Lapas Kelas I Madiun Perkuat Pembinaan Kepribadian WBP melalui Pengajian Al-Kahfi

banner 120x600
banner 468x60

 

Seputarkasus.id||Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus memperkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya diwujudkan melalui pengajian dan pembacaan Surah Al-Kahfi yang dilaksanakan pada Jumat, 2 Oktober 2026, di Masjid At-Taubah Lapas Kelas I Madiun, sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan sekaligus membangun karakter positif warga binaan.

banner 325x300

Kegiatan berlangsung secara tertib dan khidmat dengan diikuti oleh WBP. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Kahfi secara bersama-sama, kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang memberikan penguatan mengenai pentingnya memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, serta menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Kasi Bimkemasy Lapas Kelas I Madiun, **Ariya Juni Pratama**, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan.

> “Pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter warga binaan. Melalui kegiatan seperti pengajian Al-Kahfi ini, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan keimanan, melakukan introspeksi diri, serta memiliki motivasi untuk terus memperbaiki sikap dan perilaku selama menjalani masa pembinaan,” ungkapnya.

Menurutnya, proses pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan keterampilan, tetapi juga mencakup pembinaan mental dan spiritual. Nilai-nilai keagamaan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal ketika warga binaan nantinya kembali ke lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti pada rutinitas, tetapi dapat memberikan dampak dalam kehidupan sehari-hari. Warga binaan dapat mengambil nilai-nilai positif yang disampaikan dan menjadikannya sebagai bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana,” lanjut Ariya.

Pengajian Al-Kahfi juga menjadi momentum bagi warga binaan untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif sekaligus mempererat kebersamaan dalam suasana religius. Pelaksanaan kegiatan secara rutin diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran spiritual, kedisiplinan, serta semangat perubahan dalam diri WBP.

Melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, Lapas Kelas I Madiun terus berupaya menghadirkan proses pemasyarakatan yang menyentuh aspek kepribadian, mental, dan spiritual. Dengan demikian, warga binaan diharapkan mampu menjalani proses pembinaan dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan diri untuk kembali menjadi bagian yang positif di tengah masyarakat.

( Red / Ferry )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *