banner 728x250

Duka di Tengah Perayaan Hari Koperasi, Dahan Pohon Tua Tewaskan Siswi SD di Bangkalan

banner 120x600
banner 468x60

Bangkalan, Jawa Timur Seputar Kasus.id– Kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional 2025 di Kabupaten Bangkalan yang digelar pada Minggu pagi (3/8) mendadak berubah menjadi tragedi. Seorang siswi sekolah dasar meninggal dunia setelah tertimpa dahan pohon besar yang patah secara tiba-tiba di area lokasi acara.

Korban yang meninggal diketahui bernama YD, siswi kelas 5 di SD Negeri Demangan 1 Bangkalan. Saat kejadian, YD sedang duduk beristirahat bersama guru dan teman-temannya di bawah naungan sebuah pohon besar. Tanpa peringatan, salah satu dahan pohon tersebut patah dan langsung menimpa mereka. YD mengalami luka berat di bagian leher dan belakang kepala. Nyawanya tak tertolong meskipun sempat dilarikan ke RSUD Syamrabu Bangkalan.

banner 325x300

Selain YD, dua korban lain yakni seorang guru pendamping dan satu siswa lainnya juga mengalami luka serius dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.

Kepolisian Turun Tangan, Kapolres Bangkalan Sampaikan Belasungkawa

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K. yang turun langsung ke lokasi sehari setelah kejadian, mengungkapkan rasa dukanya atas peristiwa nahas tersebut.

“Kami sangat berduka atas meninggalnya ananda YD dalam insiden kemarin. Kami dari Polres Bangkalan turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga diberi kekuatan menghadapi cobaan ini,” ucap AKBP Hendro dalam keterangannya di Mapolres Bangkalan, Senin pagi (4/8).

Pihak kepolisian juga telah mengamankan barang bukti berupa potongan dahan pohon yang patah untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini, penyebab patahnya dahan masih didalami, namun dugaan sementara mengarah pada kondisi pohon yang sudah lapuk dan tidak dilakukan perawatan rutin.

Imbauan untuk Utamakan Keselamatan

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Hendro juga mengingatkan seluruh panitia penyelenggara kegiatan masyarakat agar lebih memperhatikan aspek keselamatan, terutama di ruang terbuka yang melibatkan peserta dalam jumlah besar.

“Insiden ini menjadi pelajaran penting. Kami mengimbau agar dalam setiap kegiatan, terutama yang melibatkan anak-anak dan masyarakat luas, keamanan dan keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Evaluasi Ruang Terbuka Hijau dan Pohon Tua

Peristiwa ini memicu desakan dari masyarakat kepada pemerintah daerah agar segera melakukan pengecekan dan pemangkasan pohon-pohon tua di area publik, termasuk taman kota dan lokasi acara umum. Banyak yang menilai kejadian ini bisa dicegah jika ada perawatan rutin dan pengecekan berkala terhadap pohon-pohon berukuran besar.

Kegiatan yang awalnya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap peran koperasi dalam pembangunan ekonomi lokal, kini menyisakan luka mendalam, terutama bagi dunia pendidikan dan keluarga korban.

 

Red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *